Senin, 19 Mei 2014

Sistem Penjualan Jamur Tiram

Pemasaran jamur tiram ada empat cara; yg pertama jamur dijual melalui tengkulak/bandar. Cara kedua, kamu bisa langsung jual ke pasar, dititipkan kepada orang yang punya jongko di pasar.Cara ketiga, menjualnya kepada pedagang sayuran keliling, yang keempat dijual langsung kepada end user seperti , ibu rumah tangga, restoran/rumah makan, dan pembuat makanan olahan jamur tiram. Pada saat awal usaha sebaiknya jamur tiram dijual terlebih dahulu kepada bandar. Bandar di lembang memiliki 3 sistem pembelian jamur yaitu; 1.Harga Main/Pasar, 2.Kontrak Kumbung, 3.Kontrak Kuota.

Sistem penjualan dengan harga main adalah sistem bandar membeli jamur dari petani dengan harga disesuaikan dengan kondisi pasar hari itu, dengan menggunakan sistem ini harga jamur berkisar antara Rp 4.000-9.000/kg, tergantung keadaan pasar saat itu. Sistem harga main ini jika harga sedang sangat bagus kamu bisa untung besar sampai 45% sedangkan klo harga sedang jelek mudah2an saja hasil panen baglog kamu minimal 400 gram/baglog agar masih ada untung tipisssss.

Sistem yang kedua yaitu kontrak kumbung adalah sistem dimana panen jamur selama 1 periode (4 bulan) diharuskan dijual kepada bandar tersebut sampai habis masa panen dengan harga kesepakatan. Jadi kita diharuskan menjual hasil panen kita setiap hari hanya kepada bandar tersebut tidak dibolehkan panen jamur diberikan kepada bandar lain. Harga yang ditawarkan sistem kontrak kumbung oleh bandar pada petani umumnya berkisar antara Rp 7.500-8.000/kg. ketika kita misalnya sudah deal pada harga Rp. 8000/kg maka saat harga main sedang turun kita tetap akan dibayar Rp 8.000 begitu pula ketika harga sedang tinggi misal Rp 9.000/kg maka kita tetap hanya dibayar Rp 8.000/kg. Sistem ini merupakan sistem yang enak tapi umumnya bandar yg memakai sistem hanya mematok harga dikisaran Rp 7.500/kg, untuk yg harga Rp. 8000/kg hanya untuk bandar yg sudah sangat kesulitan mendapatkan barang jadi agak susah mencarinya. Sistem ini jangka waktunya hanya per periode (4 bulan) setelah kontrak habis maka pada periode selanjutnya jika bandar sudah memiliki pasokan barang yang stabil maka kemungkinan besar tidak akan mau lagi ditawari sistem kontrak kumbung.

Ketiga, sistem kontrak kuota yaitu bandar meminta barang dengan jumlah tertentu kepada petani selama 1 tahun. Harga yang diberikan dengan sistem kontrak quota biasanya antara Rp 8.000-Rp 8.500/kg. Biasanya kuota barang yang diminta antara 50-100kg/hari, tapi kebanyakan bandar meminta kuota sebanyak 100kg/hari yang cukup susah dipenuhi untuk petani pemula dan bermodal kecil seperti saya. Sistem kontrak kuota ini sistem yg sangat menggiurkan karena insya Allah akan selalu untung, tapi harga yang menggiurkan juga dibarengi dengan syarat yg susah pertama kuota yg harus dipenuhi cukup besar, yang kedua kuota harus terpenuhi setiap harinya jika tidak bisa kemungkinan harga akan diturunkan selama sisa kontrak sebagai penaltinya (karena bandar juga terikat kontrak dengan pedagang di pasar), dan untuk memenuhi kuota ini kita diharuskan memiliki beberapa kumbung yg selalu terisi, jangan sampai ada jeda kosong. Untuk memiliki beberapa kumbung yg selalu terisi kita harus punya modal besar dan juga produsen baglog/media jamur tiram yang harus siap memasok barang setiap bulannya. Hal ini sulit terpenuhi untuk petani pemula umumnya.

Sistem pembayarannya setiap berapa lama?tergantung bandar, ada yang pembayaran dilakukan setiap 2 hari sekali, ada yang 3 hari sekali, ada yang 4 hari sekali, ada juga yang 1 minggu sekali. Saya sarankan saat awal usaha usahakan memilih bandar yang membayar hasil panen kita 2 hari sekali maksimal, jika lebih dari itu takutnya barang kita dibawa kabur, tapi kalau kalian siap nanggung resikonya ya silahkan saja.Untuk sistem yang relatif aman menurut saya adalah sistem yang kedua, karena harga lumayan tinggi dan juga bisa stabil, kalau beruntung mungkin akan bertemu dengan bandar yang mau kontrak kumbung seterusnya. Informasi selanjutnya akan berkisar pada tips memilih baglog. Salah disini maka kemungkinan besar kalian akan merugi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar